Salam BUMI, Pasti LESTARI

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
(Asy Syu'araa' :7)

Senin, 27 Januari 2014

Journey to UK (United Kingdom) #Part 1 : Preparation

Dear blogger...
Gimana kabarnya, kangen juga tidak menulis sesuatu beberapa waktu belakangan ini.
Aku mau share pengalaman yang aku anggap sangat berharga. Pengalamanku journey ke tanah Ratu Elizabeth, Inggris. Melanjutkan cerita dari tulisan sebelumnya mengenai cara membuat visaUK, pada tulisan ini akan lebih fokus kepada pengalaman dalam mempersiapkan perjalanan ke UK, dan part selanjutnya untuk detail pengalaman perjalanannya.

Yuk, langsung aja. Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum perjalanan:

1. Rute perjalanan
Sebagai orang baru di negeri nan jauh disana, kita harus pastikan terlebih dahulu rute perjalanan kita agar tidak kebingungan saat disana. Sekarang dengan buka mbah Google bisa dapat informasi lengkap dan akurat. Tujuan akhir perjalananku adalah ke kota dimana Kapal Titanic memulai pelayaran pertamanya, Southampton. Kita pasti ingat betul dengan film yang hampir setiap tahun diputar di TV. Kapal Titanic berlayar dari Southampton pada hari Rabu, 10 April 1912, di bawah kendali Kapten Edward J. Smith menuju New York, USA dengan 2.223 penumpang. Ya, aku berkunjung ke Southampton untuk sebuah Global Meeting di bidang Kehutanan bersama rekan-rekan dari India, China, France dan UK dibawah payung organisasi yang aku ikuti. Aku presentasi mengenai Timber Legality in Indonesia dan kaitannya dengan program organisasi yang aku ikuti di Indonesia. Kebetulan aku hanya berangkat sendiri dari Indonesia sehingga aku harus memastikan detail rute perjalanannku menuju kesana. Aku memilih rute perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, kemudian Jakarta ke Doha, selanjutnya Doha ke Manchester, and finally dari Manchester ke Southampton. Selain itu juga menyiapkan rute perpindahan dari bandara ke train station, menggunakan transportasi apa dan berapa biayanya.



2. Tiket transportasi dan akomodasi
Setelah menyusun planning rute perjalanannya, aku menyiapkan tiket perjalan dan akomodasi dibantu teman kantor yang fokus di bagian tersebut. Sebenarnya untuk tiket dan akomodasi sudah dibookingkan jauh-jauh hari saat apply visa, tapi ya harus dipastikan kembali agar tidak ada hal yang mengganggu perjalanan. Keberangkatanku dari Jogja ke Jakarta menggunakan Garuda Indonesia, kemudia dari Jakarta ke Manchester menggunakan Qatar Airways, dan selanjutnya dari Manchester ke Southampton menggunakan kereta BritRail. Dan untuk rute kepulangannya dari Southampton naik pesawat Flybe ke Manchester, selanjutnya dari Manchester ke Jakarta naik Qatar Airways kembali dan finally dari Jakarta ke Jogja naik Garuda. Sementar itu, untuk hotelnya aku dibantu booking oleh teman kantor di UK, dicarikan hotel bagus dan terdekat dari lokasi meeting. Alhamdulillah dapat hotel yang keren banget, Best Western Chilworth Manor Hotel. Aku coba gambarkan cost untuk transportasi dan akomodasinya. Naik Garuda dari Jogja - Jakarta sekitar Rp 700,000, Qatar Airways Jakarta-Manchester round trip sekitar USD 1,536, Kereta BritRail dari Manchester - Southampton USD 185, dan untuk Flybe dari Southampton ke Manchester  USD 227, dan Jakarta - Jogja dengan Garuda Rp 700,000. Sementara untuk akomodasi di hotel Chilworth Manor sekitar USD 140 /day included breakfest.









2. Perbekalan
Setelah dapatkan kepastian rute, tiket dan akomodasi, selanjutnya aku menyiapkan perbekalan. Nah, untuk menyiapkan perbekalan, ada baiknya di browsing dahulu di dunia maya agar perbekalan kita sesuai dengan kondisi yang ada disana. Mencari informasi mengenai kondisi cuaca, transportasi, budaya hidup, makanan, dan sebagainya. Kebetulan saat visit, UK sedang musim winter dengan perkiraan suhu 6°C, jadi aku harus menyiapkan jaket yang cukup tebal ditambah dengan scarft dan gloves. Terkait makanan aku kira tidak ada masalah, kita tidak akan kelaparan terlebih bagi penggemar keju dan masakan barat, tetapi bagi kita yang lidah Jawa, ada baiknya membawa makanan secukupnya yang cocok dengan lidah kita, hee.

Oh iya, bagi yang hanya short term visit dan ingin tetap bisa berkomunikasi dengan kolega kita di Indonesia bisa tetap menggunakan No HP kita di Indonesia, tetapi terlebih dahulu daftarkan untuk International Roaming. Dan bagi yang hobi photograhpy, jangan lupa bawa kamera. Aku bawa saja kamera DSLR Nikon D5100 ku untuk mengabadikan momen-momen berharga selama di sana. Oh iya, jangan lupa beli colokon listrik (konektor) yang dari G ke C atau dari lubang 3 ke lubang 2. Di UK sebagian besar menggunakan konektor tipe G, sementara kita yang di Indonesia menggunakan tipe C. Untuk colokan ini beli aja di toko listrik terdekat, murah meriah, hanya sekitar ceban (10.000 an). Agar tidak mengganggu perjalanan ada baiknya membawa powerbank untuk gadget kita, apalagi orang Indonesia terkenal punya gadget lebih dari 1, hehehe.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya juga siapkan obat-obatan pribadi kita karena di luar agak susah membeli obat-obatan tanpa resep seperti di negeri kita. Sebelum berangkat sebaiknya juga menukarkan uang kita ke mata uang negara yang kita tuju. Aku menukarkan IDR ke GBP di PT. Mulia Bumi Artha Yogyakarta, lokasinya di Inna Garuda Hotel, Jl. Malioboro No. 60 Yogyakarta, no Telepon : (0274) 563314. Pelayanannya cukup cepat dan ramah, recomended deh. Oh iya, agar lebih praktis dan aman, ada baiknya juga kita membawa hand bag. Kegunaannya banyak banget, mulai untuk menyimpan pasport yang setiap transit harus ditunjukan, tiket, HP, dompet dan barang berharga lainnya sebaiknya ditaruh dalam tas ini agar lebih ama dan terjaga. Ingat, kita berada di negeri orang.

Dan satu hal lagi berdasarkan pengalaman rekan-rekan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kehilangan pasport dan barang berharga lainnya, sebaiknya dokumen berupa pasport, visa dan identitas lainnya discan terlebih dahulu dan disimpan di draft email kita. Dokumen tersebut akan sangat kita berlukan ketika kehilangan pasport dan identitas lainnya di negeri orang. 

Setelah semuanya siap, jangan lupa dicek kembali dengan membuat list agar tidak ada yang tertinggal. Ok, sementara sampai disini dahulu. Ceritanya akan lanjut di part 2 untuk detail pengalaman perjalannya plus bagaimana akhirnya ada kesempatan untuk menyambangi markas The Red Devils (Old Trafford) dan menikmati keindahan kota London. Sementara sampai sini dahulu ya sob karena mau mandiin dua bidadari kecilku yang sudah bangun, hee. See you later! 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar